Cerita masyarakat
SEJARAH DESA TLOGOWARU
Setiap desa atau daerah pastilah memiliki sejarah dan latar belakang masing masing terdiri yang merupakan ciri khas atau karakter tertentu dari suatu daerah tersebut, Sering kali tertuang dalam bentuk cerita atau dongeng dari sesepuh terdahulu, Begitu juga halnya dengan cerita yang terjadi pada asal mulanya desa tlogowaru.
Namun pembukuannya didesa atau Daerah lokal yang secara tertulis dari masa Dulu seringkali tidak ada pembukuannya secara pasti Dan juga masih minim orang yang membukukannya . Sehingga Penulis merasa tergugah Dan tertantang untuk melakukan observasi ketempat tempat yang dianggap penting Dan mencari informan atau nara Sumber terkait dengan Hal ini.
Dewasa ini, Desa Tlogowaru yang Penulis ketahui sekarang ialah dimana desa ini dekat dengan perbatasan desa Temandang sebelah Timur, Desa Tobo sebelah utara, Desa Kasiman sebelah Barat dan Sumber arum dan Juga dekat dengan pabrik semen milik negara yang bernama PT. Semen Indonesia Tuban berada diselatan desa tlogowaru. Dibagi dua dusun, dusun Tlogowaru sendiri Dan dusun mbogor sebelah barat desa Tlogowaru.
Secara letak geografis desa Tlogowaru berada pada kecamatan Merakurak kabupaten Tuban provinsi Jawa timur Indonesia, Berada pada GARIS LINTANG 6.85393S dan GARIS BUJUR 111.911T
Dari Surabaya sekitar Tiga Jaman, Dari kabupaten Tuban kurang lebihnya Lima belas menitan, dari kecamatan merakurak sekitar sepuluh menitan dengan berkendara sepedah motor.
Asal mula nama Tlogowaru seperti yang diceritakan masyarakat pada umumnya yang berdasarkan " mulut kemulut". Dari orang orang terdahulu Dan penulis mencoba menanyakan sejumlah masyarakat yang penulis anggap penting untuk memperkuat penulisasan cerita asal usul sejarah tersebut.
Konon pada zaman dahulu sekitar tahun 1600 yang lalu orang pertama yang tinggal didesa ini bernama mbah "Riko", ada yang juga yang bilang mbah "Loko". Sekitar zaman itu bertepatan dengan awal masuknya Bangsa Belanda datang ke Indonesia untuk berniaga.
Tahun 1601sekitar tahun itu juga tuban menjadi peranan penting dalam sejarah pelabuhan pada waktu itu tuban masih dipimpin bupati wilwotekto ayah dari raden sahhed atau bisa kita kenal Sekarang ini sunan kali jogo. Artinya sekitar abad ke 17 masehi kurang lebih tahun 1600 tahun yang lalu desa tlogowaru sudah Ada tetapi keabsahannya cerita yang kami gali masih belum terbukti secara ilmiah. Dan Letak pusarannya yang kami coba tanyakan juga gak diketahui orang lenyap ditelan zaman seperti yang dikatakan masyarakat Desa Tlogowaru.
Berdasarkan peninggalan yang masih ada dan bisa diterima oleh Logika akal manusia secara yang kini masih ada Dan seringkali dibacarakan masyarakat pada umumnya, Nama Tlogowaru tersebut diambil dari danau yang banyak pohon Warunya tetapi danau itu kecil sehingga masyarakat menyebutnya Tlogo, Tlogo ialah sebuah danau yang kecil sedangkan Waru adalah nama Pohon yang daunnya seperti lambang cinta, Oleh anak anak muda sekarang dinamakan Tlagacinta untuk menyembunyikan identitas desanya didunia Maya kususnya hehehe.
Bukti tersebut diperkuat adanya sebuah danau yang kecil berada diutara desa tepat berada disebelah belakang pemukiman warga, Dulu penulis salah dalam penyampaian ini. Waduk yang ada disebelah utara desa tersebut tepat berada diperbatasan utara desa Toba itu sebenarnya adalah milik badan pengairan daerah Dan bukan asal muasal nama desa tlogowaru yang berkembang sampai saat ini.
Tapi penulis pribadi menyimpulkan mungkin waduk tersebut juga Ada kaitannya dengan danau yang Ada disebelah utara desa tepat dibelakang pemukiman warga karena antara Waduk Dan Danau yang kecil tersebut ditengahnya terdapat pohon bambu yang memisahkannya. Pohon bambu yang kini masih Ada tersebut untuk tanggul banjir pada saat musim penghujan Dan Banyak masyarakat yang bilang bahwa pohon bambu tersebut adalah hasil penanaman sendiri katannya.
Dan Sekarang bukan warunya yang Banyak melainkan desa tersebut hampir dikelilingi pohon bambu pohon Waru hanya tinggal nama tetapi masih Ada dalam hitungan tangan saja. Artinya pohon bambu belum Ada ketika nama tersebut dipakai sebagai simbol nama desa. Kalau zaman Dulu udah ada mungkin nama desa ini Tlagabambu bukan Tlogowaru hehe.
Setiap desa atau daerah pastilah memiliki sejarah dan latar belakang masing masing terdiri yang merupakan ciri khas atau karakter tertentu dari suatu daerah tersebut, Sering kali tertuang dalam bentuk cerita atau dongeng dari sesepuh terdahulu, Begitu juga halnya dengan cerita yang terjadi pada asal mulanya desa tlogowaru.
Namun pembukuannya didesa atau Daerah lokal yang secara tertulis dari masa Dulu seringkali tidak ada pembukuannya secara pasti Dan juga masih minim orang yang membukukannya . Sehingga Penulis merasa tergugah Dan tertantang untuk melakukan observasi ketempat tempat yang dianggap penting Dan mencari informan atau nara Sumber terkait dengan Hal ini.
Dewasa ini, Desa Tlogowaru yang Penulis ketahui sekarang ialah dimana desa ini dekat dengan perbatasan desa Temandang sebelah Timur, Desa Tobo sebelah utara, Desa Kasiman sebelah Barat dan Sumber arum dan Juga dekat dengan pabrik semen milik negara yang bernama PT. Semen Indonesia Tuban berada diselatan desa tlogowaru. Dibagi dua dusun, dusun Tlogowaru sendiri Dan dusun mbogor sebelah barat desa Tlogowaru.
Secara letak geografis desa Tlogowaru berada pada kecamatan Merakurak kabupaten Tuban provinsi Jawa timur Indonesia, Berada pada GARIS LINTANG 6.85393S dan GARIS BUJUR 111.911T
Dari Surabaya sekitar Tiga Jaman, Dari kabupaten Tuban kurang lebihnya Lima belas menitan, dari kecamatan merakurak sekitar sepuluh menitan dengan berkendara sepedah motor.
Asal mula nama Tlogowaru seperti yang diceritakan masyarakat pada umumnya yang berdasarkan " mulut kemulut". Dari orang orang terdahulu Dan penulis mencoba menanyakan sejumlah masyarakat yang penulis anggap penting untuk memperkuat penulisasan cerita asal usul sejarah tersebut.
Konon pada zaman dahulu sekitar tahun 1600 yang lalu orang pertama yang tinggal didesa ini bernama mbah "Riko", ada yang juga yang bilang mbah "Loko". Sekitar zaman itu bertepatan dengan awal masuknya Bangsa Belanda datang ke Indonesia untuk berniaga.
Tahun 1601sekitar tahun itu juga tuban menjadi peranan penting dalam sejarah pelabuhan pada waktu itu tuban masih dipimpin bupati wilwotekto ayah dari raden sahhed atau bisa kita kenal Sekarang ini sunan kali jogo. Artinya sekitar abad ke 17 masehi kurang lebih tahun 1600 tahun yang lalu desa tlogowaru sudah Ada tetapi keabsahannya cerita yang kami gali masih belum terbukti secara ilmiah. Dan Letak pusarannya yang kami coba tanyakan juga gak diketahui orang lenyap ditelan zaman seperti yang dikatakan masyarakat Desa Tlogowaru.
Berdasarkan peninggalan yang masih ada dan bisa diterima oleh Logika akal manusia secara yang kini masih ada Dan seringkali dibacarakan masyarakat pada umumnya, Nama Tlogowaru tersebut diambil dari danau yang banyak pohon Warunya tetapi danau itu kecil sehingga masyarakat menyebutnya Tlogo, Tlogo ialah sebuah danau yang kecil sedangkan Waru adalah nama Pohon yang daunnya seperti lambang cinta, Oleh anak anak muda sekarang dinamakan Tlagacinta untuk menyembunyikan identitas desanya didunia Maya kususnya hehehe.
Bukti tersebut diperkuat adanya sebuah danau yang kecil berada diutara desa tepat berada disebelah belakang pemukiman warga, Dulu penulis salah dalam penyampaian ini. Waduk yang ada disebelah utara desa tersebut tepat berada diperbatasan utara desa Toba itu sebenarnya adalah milik badan pengairan daerah Dan bukan asal muasal nama desa tlogowaru yang berkembang sampai saat ini.
Tapi penulis pribadi menyimpulkan mungkin waduk tersebut juga Ada kaitannya dengan danau yang Ada disebelah utara desa tepat dibelakang pemukiman warga karena antara Waduk Dan Danau yang kecil tersebut ditengahnya terdapat pohon bambu yang memisahkannya. Pohon bambu yang kini masih Ada tersebut untuk tanggul banjir pada saat musim penghujan Dan Banyak masyarakat yang bilang bahwa pohon bambu tersebut adalah hasil penanaman sendiri katannya.
Dan Sekarang bukan warunya yang Banyak melainkan desa tersebut hampir dikelilingi pohon bambu pohon Waru hanya tinggal nama tetapi masih Ada dalam hitungan tangan saja. Artinya pohon bambu belum Ada ketika nama tersebut dipakai sebagai simbol nama desa. Kalau zaman Dulu udah ada mungkin nama desa ini Tlagabambu bukan Tlogowaru hehe.
Komentar
Posting Komentar